Jumat, 02 Maret 2012

UPI: Jabatan Guru Besar Gagal Diraih Gara-Gara Plagiat

Jabatan Guru Besar melayang gara-gara plagiat yang dilakukan calon Gubes. Tempo.co melaporkan bahwa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung membenarkan ada tiga dosen kepergok mencontek naskah untuk promosi menjadi guru besar. Meski begitu UPI tidak memecat ketiga dosen itu. Mereka hanya mendapat sanksi. "Pangkat dan jabatan diturunkan, juga menggugurkan kenaikan promosi guru besar mereka," kata Ketua Senat Akademik UPI, Syihabuddin, Jumat, 2 Maret 2012.
Dari segi keilmuan, plagiat tidak boleh terjadi. Namun masih ada dosen yang berusaha mengganti nama pembuat naskah ilmiah yang sudah dipublikasikan, atau mengambil tesis yang tidak dipublikasikan. Bisa juga, terjadi otoplagiat, yaitu penulis menerbitkan lagi tulisan ilmiahnya di tempat lain. Ada pula yang mengganti naskah dengan seolah-olah jurnal itu memuat makalah yang bersangkutan, padahal yang beredar tidak ada naskahnya satu pun.

Tidak ada komentar: