Selasa, 05 Januari 2010

Resensi Buku Menjelajah Pembelajaran Inovatif Karya Suyatno

Menjawab Tantangan Guru
Minggu, 27 Desember 2009

Judul buku : Menjelajah Pembelajaran Inovatif
Penulis : Dr. Suyatno, M.Pd.
Penerbit : Masmedia Buana Pustaka
Cetakan : Oktober 2009
Tebal : viii +176 halaman
Peresensi : Salamet Wahedi


Memperbincangkan pendidikan dewasa ini, seperti menelisik setiap sendi kehidupan manusia. Peranan dunia pendidikan tidak hanya sekadar mengemban amanat mencerdaskan kehidupan bangsa. Lebih dari itu, dunia pendidikan memiliki tanggung jawab moral membentuk manusia seutuhnya. Yaitu manusia yang mampu memahami dirinya sendiri.

Terlepas dari peran-fungsinya bagi setiap manusia, dunia pendidikan juga menjadi cerminan bagi survivenya suatu Negara-bangsa di tengah kancah pertarungan globalisasi. Maupun sebaliknya, kemajuan suatu Negara-bangsa juga dapat diukur sejauh mana dunia pendidikan yang dibangun di dalamnya. Dengan kata lain, dunia pendidikan menjadi barometer suatu Negara-bangsa dalam membaca dan melihat posisinya.

Maka tidak heranlah, sepanjang sejarah Negara-bangsa Indonesia, persoalan menemukan konsep dunia pendidikan yang ideal tak pernah usai. Hal ini berbanding lurus dengan gerak laju zaman yang selalu ditentukan dari riuh redam ruang kelas ataupun ruang kuliah para cendekia.

Lebih jauh, mencuat gonjang-ganjing Ujian Nasional (Unas) yang meresahkan berbagai elemen peserta didik, merupakan bukti paling mutakhir, bahwa dunia pendidikan selalu menuntut pada setiap peserta didik untuk selalu memikirkan, merumuskan dan menemukan konsep pendidikan yang ideal.

Selain persoalan konsep yang ideal dalam membentuk manusia yang seutuhnya, yang perlu diperhatikan adalah substansi dan esensi pendidikan itu sendiri. Seperti disinyalir dalam beberapa dekade terakhir ini, bahwa dunia pendidikan telah banyak mengalami berbagai kegagalan dalam membentuk karakter manusia seutuhnya. Dengan kata lain, tugas pendidikan banyak terabaikan. Terutama memanusiakan manusia. Artinya, dunia pendidikan selama ini tak ubahnya penjara bagi anak didik.

Di sinilah, kehadiran paradigma dunia pendidikan kritis yang diusung Paulo Freire (1986) menemukan ruang kontemplasinya. Lewat keyakinan akan pentingnya landasan pendidikan sebagai sebuah proses memanusiawikan manusia kembali, Freire coba memberikan jalan alternatif untuk memberontak pada tradisi dehumanisasi yang menyelimuti dinding ruang sekolah.

Untuk lebih memahami konsep pendidikannya, Freire menjabarkan kesadaran manusia menjadi tiga macam. Pertama, kesadaran magis, yakni kesadaran yang tidak mampu mengetahui antara faktor satu dengan faktor lainnya. Kedua, kesadaran naïf, yakni kesadaran yang melihat aspek manusia menjeadi penyebab masalah yang berkembang di masyarakat. Ketiga, kesadaran kritis, yakni kesadaran yang melihat sistem dan struktur sebagai sumber masalah.

Dengan mengacu pada kesadaran yang terakhir ini, dunia pendidikan selalu mendapatkan pertanyaan dari setiap peserta didiknya. Pertanyaan yang selalu merongrong kemandekan dan kejumudan lingkungan tumbuh kembangnya dunia pendidikan. Dengan kata lain, kesadaran kritis ini menuntut pada setiap peserta didik untuk terus menerus mempertanyakan, merombak, mencari dan merumuskan kembali setiap konsep pendidikan sesuai ruang waktu ke-disini-an dan ke-kini-an.

Di tengah tuntutan, tantangan serta berbagai persoalan kegagagalan dunia pendidikan, sosok guru merupakan pihak yang paling tertuduh. Sosok guru merupakan orang paling dimintai pertanggung jawabannya. Bahkan tidak ada alasan apa pun, yang dapat diberikan oleh seorang guru untuk membela dirinya.

Maka, ketika ujian nasional digulirkan dengan standar kelulusan yang cukup fantastis, sosok guru pulalah, yang mula-mula merasa ketar-ketir. Ia mesti bertanggung jawab atas segala apa yang akan terjadi pada peserta didik: frustasi, stress, depresi dan segala keputuasaan mental generasi bangsa ini.

Maka perbaikan dan evaluasi pada kemampuan seorang guru, seolah menjadi hal yang logis untuk dilakukan pertama kali dalam memecahkan persoalan dunai pendidikan. Maka, kehadiran buku “Menjelajah Pembelajaran Inovatif” karya Dr. Suyatno, M. Pd. merupakan menu mujarab setiap guru dalam mempersiapkan dirinya sebagai peserta didik yang paling dituntut.

Dalam buku ini, sosok guru diajak untuk berkenalan dengan paradigma baru pendidikan, yang menekankan hadirnya prinsip pembelajaran yang inovetif dan keberanian seorang guru untuk melakukan inovasi. Dengan prinsip pembelajaran inovatif, seorang guru akan mampu memfasilitasi siswanya untuk mengembangkan diri dan terjun di tengah masyarakatnya.

Hal ini dapat dipahami dengan memerhatikan beberapa prinsip pembelajaran inovatif, yaitu: (a) pembelajaran, bukan pengajaran; (b) guru sebagai fasilitator, bukan instruktur; (c) siswa sebagai subjek, bukan objek; (d) multimedia, bukan monomedia; (e) sentuhan manusiawi, bukan hewani; (f) pembelajaran induktif, bukan deduktif; (g) materi bermakna bagi siswa, bukan sekadar dihafal; (h) keterlibatan siswa partisipasif, bukan pasif.

Selain memberikan beberapa prinsip dasar, pembelajaran inovatif juga menekankan adanya pola dan strategi pendidikan yang utuh. Pola dan strategi pendidikan yang menitik bertakan pada tercipanya kesadaran peserta didik pada dirinya sendiri dan lingkungannya.

Selanjutnya, ketakutan dan keminderan seorang guru dalam melakukan ekpresi merupakan salah satu tumor pendidikan yang urgen untuk disembuhkan. Inilah salah satu hal yang esensial yang dibawa buku ini. Seorang guru sudah seyogyanya untuk yakin bahwa setiap guru tanpa terkecuali dapat berinovasi dalam pembelajarannya; seorang seyogyanya untuk yakin bahwa perbuatan-perbuatan kecilnya yang teliti, semisal mencatat perubahan tentang cara dan gaya mengajar setiap hari akan melahirkan hasil yang besar; serta seorang guru seyogyanya untuk terbuka menerima saran dan kritik dari guru lain, bila pola pembelajaran yang disampaikannya sama seperti yang kemarin (halaman 17)

Lebih jauh, keberanian seorang guru dalam berinovasi, serta merta akan membentuk karakternya menjadi kreatif. Kemampuan dan kapasitasnya, baik hard skill maupun soft skill, akan terasah dengan sendirinya. Kekreatifan seorang guru, akan berdampak tidak hanya pada pola komunikasi pembelajaran, tetapi juga akan membentuk suasana serta atmosfir pembelajaran yang menyenangkan (enjoy learning). Pembelajaran yang mampu mentransformasikan ilmu sekaligus mampu membetuk karaketr siswa yang manusiawi.

Di bagian akhir buku, juga diuraikan beberapa metode yang dapat digunakan oleh seorang kreatif dalam membangun suasana kelas yang familiar dan manusiawi. Suasana kelas yang tak lagi hadir sebagai ruang penjara yang dijejali teori, konsep dan tugas dari guru. Tetapi raung kelas yang mampu menggali potensi siswa dan menjernihkan nalar pikir anak didik dalam memahami dan mengaplikasikan kemampuannya untuk dirinya sendiri dan lingkungannya.

Di tengah berbagai tuntutan dan gonjang-ganjing dunia pendidikan, serta terealisasinya anggaran dua puluh persen APBN untuk pendidikan, kehadiran buku “Menjelajah Pembelajaran Inovatif’” memiliki arti dan peranan yang cukup penting. Pertama, buku ini dapat dijadikan referensi bagi setiap peserta didik untuk melihat paradigma baru dunia pendidikan masa kini. Kedua, buku ini dapat menjadi media motivasi bagi setiap guru untuk lebih berani dalam melakukan pola dan strategi pembelajaran yang inovatif; pembelajaran yang mampu menciptakan ruang dan suasana kelas yang familiar dan harmonis, serta dinamis bagi anak didik. Ketiga, buku ini dapat mendorong guru untuk lebih kreatif dalam melakukan transformasi keilmuan. Kreatifitas guru tentunya terletak pada kekayaannya memiliki metode dan aneka model pembelajaran, serta kecermatannya untuk memilih dan memilah metode dan aneka pembelajaran yang akan digunakan di setiap waktu yang berbeda.

Terlepas dari arti dan peran-fungsinya bagi peserat didik, terutama guru, buku “Menjelajah Pembelajaran Inovatif” memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi dunia pendidikan. ***

19 komentar:

Dwika mengatakan...

saya mo beli buku ini tapi di gramedia daerah tempat saya tinggal tidak tersedia.. mhon kiranya anda berbaik hati untuk memberikan buku ini kepada saya..
terima kasih..

Bang Joe mengatakan...

saya mencari model pembelajaran yang inovatif seperti model mind mapping. apakah dalam buku ini membahas tentang model pembelajaran mind mapping?

haerul hapizin mengatakan...

saya mau cari model pembelajara core ada ndak di buku ini

princika chokolate mengatakan...

saya mau beli buku ini pak buat skripsi, saya telah cari disetiap toko buku tapi sudah habis...mohon bapak mau membantu saya dengan memberikannya ke saya?

Deta puspa sari mengatakan...

saya mau membeli buku ini , apakah ada tentang cooperative integrated reading and composition (circ)..??

Vera Aprilia mengatakan...

saya mau tanya, apakah di buku ini membahas model pembelajaran scramble?

Risma Ariyanit mengatakan...

Selamat malam pak.. saya risma dari tangerang,, jika saya ingin membeli buku ini bagaimana caranya,? Saya sang membutuhkan buku ini untuk sumber penulisan skripsi saya pak, mohon bantuannya.. email; rismaariyanti.3mm1.29@gmail.com .. saya menunggu konfirmasi nya pak,terimakasih

Risma Ariyanit mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
imam rossidin mengatakan...

saya mau beli buku ini pak admin dmna bsa sya dapatkan ya

Maghfira Kania Putri mengatakan...

Selamat siang, Pak. Apakah buku ini membahas model pembelajaran core? Terima kasih

Maghfira Kania Putri mengatakan...

Apakah buku ini membahas tentang model pembelajaran core? mohon informasinya ke email piaakio@gmail.com, terima kasih

Unknown mengatakan...

Apakah buku ini membahas tentang model diskursus multi representasi?

Kamilal Husna mengatakan...

Apakah buku ini membahas tentang model diskursus multi representasi?

Kamilal Husna mengatakan...

saya mau tanya, buku ini membahas model diskursus multy represenati?

ekwanto ajach mengatakan...

Bapak Suyatno saya tertarik dan ingin membeli buku ini, apakah di surabaya (gramedia) tersedia, maaf saya jauh dari kota

silvianast mengatakan...

Assalamualaikum. Saya silviana mahasiswa STKIP MBB. Saya sangat membutuhkan buku ini untuk penulisan skripsi saya. Saya sudah mencari digramedia dan toko buku lainnya tetapi sudah tidak tersedia. Saya sangat membutuhkan bantuan anda. Saya tunggu konfirmasinya. Email: silvianast95@gmail.com

silvianast mengatakan...

Assalamualaikum. Saya silviana mahasiswa STKIP MBB. Saya sangat membutuhkan buku ini untuk penulisan skripsi saya. Saya sudah mencari digramedia dan toko buku lainnya tetapi sudah tidak tersedia. Saya sangat membutuhkan bantuan anda. Saya tunggu konfirmasinya. Email: silvianast95@gmail.com

silvianast mengatakan...

Saya sangat membutuhkan buku ini. Sudah saya cari dibeberapa toko buku tetapi sudah tidak tersedia. Mohon bantuannya saya tunggu konfirmasinya silvianast95@gmail.com

Diah Pitaloka mengatakan...

Maaf pak, dimana saya bisa membeli bukunya? Saya sudah mencari di toko-toko buku tetapi stoknya sudah habis. Kalau bisa mohon bantuannya, buku ini sangat saya perlukan untuk referensi skripsi saya. Mohon konfirmasinya segera. terima kasih.