Kamis, 03 April 2008

Calon Guru dan Blogspot


Suyatno

Guru masa depan diwarnai oleh ciri melek teknologi informasi, yang salah satunya adalah senantiasa lekat dengan internet. Guru dapat dengan cepat mencari materi pembelajaran untuk siswa melalui pengunduhan dari jaringan situs dan blog. Kemudian, materi yang didapat itu diolah berdasarkan karakteristik siswanya. Di samping itu, sang guru akan menuliskan pengalaman menarik dalam mengajarnya melalui blognya.
Untuk itu, mau tidak mau, guru masa depan, yang sekarang mereka itu masih calon guru harus mampu menatap masa depan dengan menjiwai internet melalui blog yang dibuatnya. Tidak sebatas itu, sang guru tentunya akan membangun jaringan dengan guru lain yang sejenis mata pelajarannya untuk berkomunikasi memecahkan masalah mengajarnya.
Amatlah tepat, apabila calon guru dari Unesa atau dari LPTK lainnya membangun blog untuk dikomunikasikan ke khalayak ramai kemudian mereka mendapatkan tanggapan balik. Usaha untuk meramaikan blog masing-masing perlu diusahakan dan direkayasa. Berikut bentuk usaha untuk mempromosikan alamat blog ke khalayak. Pertama, daftarlah ke miling list apapun yang positif dan berilah komentar yang di bawahnya ada identitas nama dan alamat blog. Kedua, cobalah senantiasa memberikan informasi ke teman lain bahwa alamat blog dapat dilihat karena ada info penting. Ketiga, selalu memproduksi posting agar semakin banyak info yang dapat dilacak oleh mesin pelacak seperti google, yahoo, msn, dan sebagainya. Keempat, tulislah alamat blog di stiker atau poster kemudian promosikan ke khalayak. Kelima, rawatlah blog dengan rutin dan sering diganti pewajahannya.
Yakinlah bahwa blog akan bermanfaat bagi olah pikir yang mempunyai dan merawatnya karena senantiasa dituntut untuk terus berpikir mengisi menu blog. Di samping itu, mengisi blog blog merupakan kebanggaan karena telah memngekspos karya sendiri daripada di koran atau majalah susah untuk diterima karena persyaratan yang rumit. Blog memeberikan kebanggaan tersendiri bagi pemakainya.
Jika dihitung, mungkin saat ini ada jutaan blog yang telah diekspos dengan ciri khas masing-masing. Dengan begitu, blog yang baik, ke depan, adalah blog yang mempunyai spesifikasi khusus dengan alamat yang mudah diingat, menyenangkan, dan sederhana. Blog tersebut mudah dicari dan isinya menarik.
Sebagai calon guru, sebaiknya tidak membuat blog yang mengarah pada penyimpangan kemuliaan. Bentuk penyimpangan itu misalnya, penampilan tulisan yang mengandung pornografi, provokatif, penghinaan, permusuhan, dan diskriminasi. Jadilah manusia universal yang berada pada tataran manusiawi. Sebaliknya, blog yang dibuat seharusnya mengarah pada pencerahan konsep keilmuan, wawasan kehidupan sejati, penerapan kinerja positif, dan penguatan sikap humanistis.

3 komentar:

kunang-kunang.sastra mengatakan...

setuju Pak.....
guru juga ga boleh gaptek! minimal bisa menggunkan fasilitas internet, termasuk blog....yang murah meriah, mentah-mentah....hehe!

kritikussastra mengatakan...

Yah, bolehlah berangan-angan agar setiap guru punya blog. Setidaknya biar tidak gaptek! Sudah saatnya menciptakan guru 'haitek'! Tapi, sebelumnya pertebal dulu keiman dan ketakwaan keapda tuhan yang maha esa. Sepakat?

noralita mengatakan...

Betul sekali!!!
Guru masa depan wajib melek teknologi informasi.Selain untuk menambah pengetahuan dan wawasan sebagai pendidik, juga sangat berguna untuk meningkatkan kualitas dalam pembelajaran.
Indonesia Raya akan semakin kaya apabila anak-anak bangsanya juga kaya akan ilmu pengetahuan dan kaya pemikiran positif dan hatinya.Hal ini tidak lain juga karena dukungan dari pendidik-pendidik alias pahlawan tanpa tanda jasa yang berkualitas...
Terima kasih Bapak Dosen yang terhormat atas segala bimbingan,ilmu, dan motivasinya...
Allah yubarik fik,Abi ;-)