Selasa, 06 Juli 2010

Guru di Mata Mbok Siti (72)

Akulah orang yang bisa dikatakan sombong karena memang lama sekali tidak bertemu dengan MBok Siti hanya alasan kesibukan yang tiada habisnya. Kalau alasanku, bukan sombong, tetapi sedikit teralihkan dengan kesibukan lain.

Betul juga dugaanku. Kata yang pertama disuarakan Mbok Siti adalah kesombongan. "Sombong ya, baru sekarang dapat bertemu", kata Mbok sambil tersenyum. Lalu, cepat ditambahkan dengan kata, "Bukan sombong kok nak, hanya saja tidak punya waktu ke sini", elaknya.

"Anakku, penghalang utama seorang guru adalah kesombongan kepada siswanya", tukasnya. Kesombongan memunculkan pembatas dan jarak antara siswa dengan seorang guru. Kemudian, kedekatan seorang guru pelan-pelan akan sirna berubah menjadi awan pekat sebagai pembatas yang melahirkan siapa saya dan siapa kamu.

"Jadilah guru yang tidak ada wan kesombongan sedikit pun kepada siswa mana pun", kata MBok Siti tersenyum ramah.

5 komentar:

adi mengatakan...

Setuju....

pembelajaran adalah proses komunikasi antara siswa dan guru

komunitas arek japan mengatakan...

ingin sekali membaca postingan bapak, tapi sungguh backgroudnya sangat mengganggu.. sekadar saran untuk bapak, tolong diubah, jangan mementingkan penampilan tetapi yang penting isi...

r12k mengatakan...

menurut saya guru kan hanya lebih dulu tahu, lalu mengajarkan kepada yang belum tahu.
kalau sombong kan rugi,
toh nantinya juga sama sama sudah tahu.

(092144xxx)

sun mengatakan...

Pemberitahuan bahwa blog Bapak/Ibu telah kami daftarkan sebagai peserta Festival E-Pendidikan yang diselenggarakan oleh PUSTEKKOM KEMDIKNAS. Untuk informasi lebih lanjut Bapak/Ibu bisa mengakses website kami di http://jardiknas.kemdiknas.go.id/e-pendidikan/

sun mengatakan...

Pemberitahuan bahwa blog Bapak/Ibu telah kami daftarkan sebagai peserta Festival E-Pendidikan yang diselenggarakan oleh PUSTEKKOM KEMDIKNAS. Untuk informasi lebih lanjut Bapak/Ibu bisa mengakses website kami di http://jardiknas.kemdiknas.go.id/e-pendidikan/